Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Mei 2016

6 Langkah Mengamankan Akun Facebook

Penipuan lewat Facebook merajalela. Meski Facebook juga melakukan blokir, pengguna perlu mengamankan akun mereka. Simak cara-caranya berikut ini. Perlu Anda sadari bahwa program antivirus tidak dapat mendeteksi scam karena scam bukanlah virus. Anda sebagai pengguna internet harus selalu waspada terhadap penipuan-penipuan seperti ini. Jika akun Facebook Anda dikuasai oleh scammer dan digunakan untuk menyebarkan link scam, tentunya Anda secara tidak langsung turut berperan menjadikan teman-teman kontak Facebook Anda menjadi korban pencurian akun Facebook. Vaksincom menyarankan Anda memperhatikan beberapa hal di bawah ini untuk terhindar dari scam dan ancaman pencurian/penyalahgunaan akun Facebook atau akun penting lainnya.


1. Aktifkan secure browsing/https untuk semua akun Anda, baik Facebook, Yahoo mail, atau Gmail.

Mengaktifkan https akan mengenkripsi semua data yang dikirimkan antara browser Anda dan server penyedia layanan, seperti Facebook, Yahoo mail, atau Gmail, sehingga akan sangat menyulitkan kriminalis untuk menguping lalu lintas data dan kredensial Anda.

Pada menu Facebook, secure browsing dapat diaktifkan dengan cara klik panah ke bawah di sebelah kanan menu [Home], pilih [Account Settings] dari dropdown box untuk memunculkan menu [Account Settings] lalu klik [Security] pada menu di sebelah kiri untuk memunculkan menu [Security Settings].

Klik [Edit] pada menu [Secure Browsing] dan centang/tick kotak pilihan [Browse Facebook on a secure connection (https) when possible] dan klik [Save Changes] (Lihat Gambar 1).

2. Gunakan password yang baik, jangan password yang mudah ditebak. Kalau bisa gunakan kombinasi huruf besar/kecil, angka/huruf dan tanda baca.

3. Jangan menggunakan password yang sama untuk beberapa akun Anda. Jika satu akun tercuri akan menyebabkan akun lain ikut tercuri.

4. Jika Anda memiliki banyak kredensial untuk diingat, gunakan program pengingat password yang akan menyimpan dan mengekripsi semua kredensial Anda dan Anda hanya perlu mengingat satu password untuk mengakses semua password Anda dari komputer Anda.

5. Gunakan program antivirus yang ter-update untuk mendeteksi trojan/keylogger yang berpotensi mencuri kredensial Anda.

Akan lebih baik lagi jika program antivirus Anda memiliki kemampuan web protection yang akan mendeteksi web site phishing/scam dan download trojan lalu mencegah Anda mengeksekusi web atau file tersebut.

6. Jangan jalankan tautan yang tidak Anda ketahui keamanannya dari browser yang sedang Anda gunakan untuk membuka Facebook karena cookie yang digunakan untuk membuka akun FB pada browser Anda juga akan digunakan untuk membuka tautan yang Anda klik.

Jika hal ini terjadi, tautan tersebut akan dibuka memanfaatkan kredensial Anda yang tersimpan di cookie browser yang digunakan untuk membuka link Facebook tersebut.

(*Alfons Tanujaya adalah analis antivirus dan keamanan sistem komputer di Vaksincom)

Pengguna Facebook Banyak Tak Sadar Kena "Hack", Begini Cara Mengeceknya

Sering kali, pengguna Facebook tidak sadar apabila akun miliknya sedang diretas. Ada sebuah cara untuk mengetahui apakah sebuah akun telah diretas atau belum.  Caranya sangat mudah dan sederhana. Anda hanya perlu masuk ke bagian Settings atau Pengaturan, kemudian pilih Security atau Keamanan. Pilihan menu Security terletak di bagian kiri layar, tepat di bawah General/Umum atau di atas
Privacy/Privasi. Di menu Security, pilih menu Where You're Logged In atau Tempat Anda Masuk. Dalam menu tersebut, bisa dilihat melalui perangkat apa dan di mana saja akun milik Anda telah diakses. Nah, apabila ada sebuah aktivitas yang mencurigakan, langsung saja tekan tombol End All Activity atau Akhiri Semua Aktivitas. Menggunakan tombol tersebut, si peretas akan langsung log-out dari akun milik Anda. Langkah selanjutnya adalah dengan mengganti password atau kata sandi untuk mencegah peretas masuk kembali ke akun milik Anda.


Facebook Menu Facebook Security
Selain itu, Anda juga bisa meminta sistem Facebook untuk memberikan peringatan setiap kali ada login ke akun di perangkat atau browser baru. Notifikasi tersebut bakal diberikan di tiga tempat sekaligus, yakni melalui Facebook itu sendiri, e-mail, atau pesan SMS ke nomor yang sudah didaftarkan pengguna. Cara menggunakan fitur tersebut juga cukup mudah. Masih melalui menu Security, langsung pilih saja menu Login Alerts atau Peringatan Masuk. Dalam menu tersebut, pengguna bisa mengatur sendiri ke mana notifikasi akan diberikan. Jika memilih mengirim notifikasi lewat e-mail, setiap ada login baru, Facebook akan mengirimkan notifikasi ke alamat yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Selamat mencoba!

Sabtu, 07 Mei 2016

Awas, ini Bahaya Keseringan 'Komen' di Sosial Media !

Entah itu Facebook, YouTube, atau Instagram, berbalas komentar di sosial media (sosmed) sudah menjadi rutinitas sehari-hari bagi banyak orang. Semakin menarik dan kontroversial topiknya, makin gencar komentar yang masuk ke sebuah postingan. Tapi, tahu kah Anda bila keseringan memposting komentar memiliki efek negatif? Berdasarkan penelitian University of Southern California, semakin lama waktu yang dihabiskan seseorang membuat komentar online, semakin rendah kualitas komentar yang ada. Bahkan, ilmuwan menyebutnya sebagai komentar-komentar bodoh. Kesimpulan ini didapat setelah dilakukan penelitian terhadap 40 juta komentar di jejaring sosial Reddit. Peneliti menemukan bila pengguna Reddit yang menghabiskan waktu lebih dari satu jam berbalas komentar, opini mereka jadi tidak berkesan dan sedikit mendapat upvote atau jawaban.

"Saat waktu habiskan semakin panjang, bahasa tulisan yang Anda gunakan akan makin sederhana. Konten dari komentar menjadi tidak menarik," ujar Emilio Ferrara. Untuk saat ini peneliti University of Southern California memang masih fokus pada Reddit, namun di masa depan mereka berencana menganalisa komentar di Facebook dan Twitter guna mengungkap hal-hal lain seputar 'komen' di sosial media.